Dalam klarifikasinya melalui akun media sosial Facebook @keretaapikita, PT KAI menyebutkan bahwa penutupan perlintasan kereta tersebut bukan karena menunggu asisten masinis yang terlihat seperti sedang jajan.

“Kami klarifikasi bahwa penutupan perlintasan sebidang tersebut bukan karena sedang menunggu asisten masinis dari Lokomotif CC 206 13 33, melainkan sedang menunggu penumpang naik dan turun kereta di Stasiun Parungkuda, Sukabumi.” tulis klarifikasi PT KAI melalui akun Facebooknya.

Selain itu, kejadian tersebut ternyata terjadi, 31 Oktober 2019, yaitu KA Pangrango rute Sukabumi-Bogor dengan nomor 393. Setiap Kereta Api yang berhenti di Stasiun Parungkuda, Lokomotifnya akan menutup Jl. Parakan Salak yang tepat berada di ujung emplasemen stasiun.

source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>